relational schema

Membuat Relational Schema dari ERD secara Otomatis

Metode pembuatan basis data menggunakan pendekatan top-down (contohnya dengan menggunakan Entity Relationship Diagram) terbagi menjadi tiga tahapan yaitu konseptual, logis dan fisikal. Relational schema merupakan bentuk pemodelan logis yang merupakan representasi dari struktur data yang lebih terperinci yang berfokus pada pengorganisasian data dalam tabel, kolom, dan relasi, tetapi tetap tidak mempertimbangkan bagaimana data akan disimpan secara fisik.

Pembuatan relational schema dapat dibuat menggunakan beberapa aplikasi yang tersedia online, salah satunya ERDPlus. Jika kita sudah memiliki ERD untuk sistem informasi kita, maka pembuatan relational schema di ERDPlus akan lebih mudah tanpa kita perlu membuat dari awal. Kita cukup melakukan generate relational schema dengan fitur “convert” dari diagram ER ke model logis. Ikuti langkah demi langkah untuk membuat relational schema dari ERD yang telah dibuat.

Generate Relational Schema

Perlu diketahui bahwa mengubah bentuk Entity Relationship Diagram ke relational schema merupakan hasil dari algoritma pemetaan. Penjelasan lebih detail mengenai algoritma pemetaan dapat dilihat pada materi slide pertemuan 8 yang dapat diakses pada halaman Kuliah Basis Data.

Untuk melakukan konversi di ERDPlus dari ER Diagram ke Relational Schema ikuti langkah-langkah di bawah ini:

1. Pertama pastikan memiliki akun di ERDPlus.

2. Siapkan ER Diagram di ERDPlus sesuai dengan basis data pada sistem informasi yang akan dikembangkan. Panduan untuk membuat ER Diagram dengan ERDPlus pada domain lama dapat dilihat pada tutorial youtube berikut : https://youtu.be/5OG7Pz0lG6A.

ERD

3. Jika ER Diagram sudah siap, buka menu DOCUMENTS. Kemudian pilih titik tiga pada baris diagram ERD yang akan di-generate relational schemanya. Lihat gambar di bawah ini untuk detailnya. Setelah titik tiga diklik, maka akan muncul beberapa pilihan. Klik pada pilihan “Convert to Relational Schema”.

4. Dialog box akan muncul untuk pengaturan nama. Isikan nama yang sesuai kemudian klik CREATE & EDIT untuk melihat dan mengubah diagram. Tunggu beberapa saat sampai halaman berganti dengan kanvas kerja diagram.

5. Halaman yang sudah dikonversi akan tampak seperti pada gambar di bawah ini. Rapikan letak masing-masing tabel dan pastikan beberapa algoritma mapping yang tidak terfasilitasi oleh ERDPlus ditambahkan secara manual (contoh: atribut turunan yang diltakkan di relasi).

relational schema

Tabel yang ditata rapi akan mempermudah pemahaman dan pengecekan basis data yang akan diimplementasi secara fisik.

6. Pada tahap ini entitas, atribut dan relasi sudah dikonversi menjadi tabel, kolom, dan hubungan yang dirujuk dengan foreign key. Relational schema yang telah dibuat, dapat ditambahkan diubah secara manual, serta ditambahkan tipe data pada setiap kolomnya.

7. Perubahan tipe data dapat dilakukan dengan menyeleksi tabel dimana kolom yang akan diubah berada. Kemudian pada panel sebelah kanan, terdapat properties seperti gambar berikut. Klik pada nama kolom yang tipe datanya akan diubah. Contoh kolom nama yang semula diatur INT dapat dirubah menjadi VARCHAR(100). Lakukan perubahan pada setiap nama kolom agar kode yang digenerate benar dan tidak terdapat error ketika dijalankan di phpMyAdmin maupun di https://sqliteonline.com/.

๐Ÿš€ Pembuatan Sintaks SQL

Langkah terakhir yaitu membuat semua tabel, kolom dan konstrain menjadi sintaks SQL yang dapat dijalankan di DBMS.

Kembali ke bagian menu DOCUMENTS dan cari baris dimana relational schema yang baru saja dibuat berada. Klik icon titik tiga, maka pilihan “Generate SQL” akan aktif. Klik pilihan tersebut untuk mendapatkan kode SQL yang siap dijalankan di DBMS.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Comments

Index